- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
P.O.P 7
KEJORA PELICIN DAN PEWANGI PAKAIAN
KUNCI LIPAT CARBON STEEL 16 IN 1 MULTIFUNGSI
CERMIN LIPAT MINI
HARI KETUJUH MENUJU LANGIT KETUJUH
Satu hari saja coba kita lepas belenggu nominal bilangan semata. Satu hari saja coba kita berbicara tanpa kata dan biar layar kaca mati dan juga tak berbicara. Satu hari saja biar kita lepas produktivitas fenomena. Biarkan aku dan kamu berbicara dengan cinta. Biarkan aku dan kamu mengembangkan kedewasaan jiwa. Biarkan aku dan kamu berdiam dalam kepasrahan pada Cahaya. Biarkan aku dan kamu berdansa dalam kebijaksanaan makna. Seberapa pun berusaha dan berlari. Ada kebenaran yang tersingkap hanya melalui waktu yang menari. Biarkan kita berbicara dengan cinta. Hanya temaram lilin yang menyala dalam kegelapan. Jakarta Barat, 6 Maret 2009 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 9 Mulud 1942 Jawa. 9 Rabi’ul Awal 1430 Hijriah. 75% Pasang Naik.
D'ARCH NO.54
PLYN TYPOGRAPHY 3
Bekasi, 16 Juni 2019 Masehi. Teguh Triatmoko. Desain grafis dicetak di atas kaus unisex . Desain grafis dicetak di atas hoodie jumper . Desain grafis dicetak di atas jaket varsity . Desain grafis dicetak di atas sarung bantal . Desain grafis dicetak di atas tote bag . Desain grafis dicetak di atas tumbler . Siklus Bulan: 12 Sawal 1952 Jawa. 12 Syawal 1440 Hijriah. 99% Pasang Naik.
MENUJU PLURALISME GLOBAL
Oleh: Moh. Shofan. Posted: 14/05/2007 . Pluralisme selalu menjadi problem, baik ketika menyangkut sistem ekonomi, ideologi-politik maupun struktur sosial, apalagi masalah agama-agama. Munculnya truth claim dan salvation claim yang mengatasnamakan iman (baca: agama) merupakan fenomena yang marak kita jumpai di masyarakat kita. Wacana tentang pluralisme masih begitu penting dan krusial, karena terkait dengan hal penting dan sensitif, yaitu masalah teologis. Tidak semua umat beragama sepakat mengatakan ada kebenaran lain di luar agamanya. Ajaran kitab suci masing-masing agama selalu mengarahkan pemeluknya untuk meyakini bahwa hanya agama kita yang paling benar. Namun, dalam beberapa hal, kitab suci masing-masing agama secara tersirat menyatakan adanya 'jalan lain' di luar agamanya, yang bisa jadi merupakan jalan yang absah juga untuk dilalui dalam prosesi menuju Tuhan. Di Indonesia yang pluralistis ini, penting mengkaji dan memahami konsep pluralisme. Buku Moham...
PLYN TYPOGRAPHY 10
Bekasi Kota, 31 Juli 2019 Masehi. Teguh Triatmoko. Desain grfais dicetak di atas kaus unisex . Desain grafis dicetak di atas hoodie jumper . Desain grafis dicetak di atas sarung bantal . Desain grafis dicetak di atas tote bag . Desain grafis dicetak di atas tumbler . Siklus Bulan: 28 Dulkaidah 1952 Jawa. 28 Zulqaidah 1440 Hijriah. 1% Pasang Surut.
Tayangan Populer
KABAR CERITERA
Aku yang mencintaimu di kala senja. Saat itu ranum merah bibirmu merona indah. Apa kabar cinta? Ah, biasa saja. Ini bukan sekedar bahasa cinta biasa. Ini tentang misteri dibalik layar kaca. Aku dan kamu akan bahagia. Titik , ga pake koma! Bekasi, 5 Juli 2020 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 14 Dulkaidah 1953 Jawa. 14 Zulkaidah 1441 Hijriah. 100% Terang Bulan.
DIALOG ZAMAN
Jika ini adalah sebuah dosa, Mengapa begitu membahagiakan? Mengapa begitu mencerahkan? Mengapa hariku begitu terasa baru dari aktivitas penciptaan? Ruang privasi yang tak terjamah oleh pasar dan aturan negara pemerintahan. Ruang berdialog dari hati ke hati dalam sebuah kreasi visi. Begitu sunyi dari waktu yang terhenti. Begitu intim dari intuisi yang berkomunikasi. Di sini lepasku dari strategi dan taktik kuasa pikiran. Di sini pasrahku pada harmoni semesta alam. Bersinergi dengan takdir Tuhan. Jika ini adalah sebuah dosa, Mengapa begitu membahagiakan? Jakarta Barat, 11 Maret 2009 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 14 Mulud 1942 Jawa. 14 Rabiul Awal 1430 Hijriah. 100% Terang Bulan.
TIGA BELAS
SURAT UNTUK BUNDA
Demi dedaunan dan buah-buahan. Demi bukit yang kupandang penuh sinaran. Demi lembah yang kutatap sungai keindahan. Taman makna terhampar luas di laut. Pengetahuan yang membuatku hidup. Samudera kasih tanpa sudut. Dalam rahim beribu kehidupan. Dalam pelukan pepohonan haru sedih dan kebahagiaan. Dalam wajah mentari tampakkan cahaya cinta. Dalam benderang bintang yang menyemangati impian. Kemanakah engkau kini? Dimanakah engkau kini? Kerinduan ini, apakah isyarat engkau akan kembali? Saat fajar esok hari menyingsing. Jakarta Barat, 11 Maret 2009 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 14 Mulud 1942 Jawa. 14 Rabi’ul Awal 1430 Hijriah. 100% Terang Bulan.
HERBA
Salahkah bila kubertanya pada bintang di pekat malam? Saat dunia bicara dengan bahasa kesunyian. Saat kita semua telah terluka dan terdiam. Salahkah bila kubertanya pada bunga di taman kota? Saat cinta tersendat dengan bahasa kegagapan. Saat kita ingin menggenggam semua tanpa terpuaskan. Aku yang menghilang ditelan malam. Melayang, lepas dan bebas tersapu sinar bintang di angkasa. Dalam pikiran yang selalu menyisakan tanya. Dalam hati yang selalu menghembuskan bisikan. Tentang siapa kita, Tentang luka, Dalam dimensi semesta dan halusinasi kesempurnaan. Jakarta Barat, 10 April 2009 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 14 Bakda Maulid 1942 Jawa. 14 Rabiul Akhir 1430 Hijriah. 100% Terang Bulan.
PENGORBANAN
Tuhan bukan hanya hadir untuk orang-orang baik dan para malaikat yang tinggal dalam surga kenikmatan. Dia juga hadir untuk mereka para pendosa dan setan-setan yang tinggal dalam lorong-lorong sempit, sesak, sumpek dan penuh kehampaan. Biarlah surga langit ini kutukar jika ia membuat terbuai tanpa juang, Biarlah ku bersemayam dalam lorong-lorong sempit bumi yang penuh kehampaan, demi mengenal harapan, perjuangan dan taubat dari sebuah dosa. Biarlah surga langit ini kutukar jika membuatku tak butuh akan hadir-Mu karena semua sudah terhampar tersedia memenuhiku. Biarlah ku tinggal dalam bumi semak belukar, Berdarah dan butuh hadir diri-Mu menuntun menuju visi taman yang telah dijanjikan. Biarlah ku terbelenggu dalam penjara. Daripada bebas lepas dalam obrolan utopia absurd kemunafikan. Penjara ini lebih damai dalam jiwa. Memberi kebebasan dan surga yang nyata. Berenang bebas mereguk seluruh makna. Berlari bebas dalam taman makna. Melayang bebas dalam kedamaian cinta. ...
BISIK
Entah mengapa mereka begitu terganggu dengan bisikanku? Padahal aku berbisik tentang apa yang kulihat. Entah mengapa mereka selalu berteriak nada usang? Nada yang hanya mereka dengar tanpa melihat. Nada tuk meredam sebuah bisikan. Entah mengapa? Apakah mereka berteriak demi kenyamanan stabilitas? Di sini ku hanya berbisik. Terduduk di hamparan danau berkilau. Dalam hutan perawan tanpa aturan. Selalu bergerak tiada henti. Padahal ku hanya berbisik. Hanya berbisik. Bisik. Jakarta Barat, 21 Maret 2008 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 13 Mulud 1941 Jawa. 13 Rabiul Awal 1429 Hijriah. 100% Terang Bulan.
ISI
Jangan biarkan hatimu sepi sendiri! Bicaralah dengannya walau sesaat dengan mendengarkan! Jangan biarkan hatimu dingin sendiri! Peluklah dirinya walau dalam dingin kelam malam! Berikan musim semi kepadanya. Berikan bunga dalam cahaya lilin keremangan! Biarkan bisikannya berdesir menelanjangi jiwa! Biarkan sentuhannya merobek dan melepas persona. Jangan biarkan hatimu merasa sepi! Dia yang hanya ingin mengajakmu terbang dan menari! Jangan biarkan dirimu berjalan tanpa kehadirannya! Dia yang hanya mempunyai cinta untuk mencerahkan dunia! Jakarta Barat, 10 April 2009 Masehi. Teguh Triatmoko. Siklus Bulan: 14 Bakda Mulud 1942 Jawa. 14 Rabiul Akhir 1430 Hijriah. 100% Terang Bulan.